From Equityworld Futures Surabaya – Pekan lalu, diplomat AS. Selain itu, Iran menggelar pembicaraan tidak langsung di Oman.
Pernyataan itu muncul di tengah persiapan Washington. Selain itu, Teheran untuk melanjutkan perundingan..
Update berita terbaru terkait Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Direm Stok Melimpah AS yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Meski demikian, Gao menilai sejak awal tahun kenaikan persediaan minyak global umumnya masih di bawah ekspektasi, sementara posisi beli bersih (net long) pada kontrak berjangka. Selain itu, opsi minyak mentah global belum berada pada level jenuh beli..
Sentimen geopolitik tersebut menutupi lonjakan stok minyak mentah Negeri Paman Sam yang dilaporkan lebih tinggi dari perkiraan..
Usai bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump mengatakan belum ada kesepakatan final terkait langkah lanjutan terhadap Iran.
Sebelumnya, Trump menyatakan tengah mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke Timur Tengah apabila kesepakatan dengan Iran tidak tercapai.
Badan Informasi Energi (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah AS naik 8,5 juta barel menjadi 428,8 juta barel pekan lalu, jauh melampaui ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan hanya 793 ribu barel..
Di sisi lain, data ekonomi AS turut menopang ekspektasi permintaan energi.
Sebaliknya, meredanya ketegangan dapat memicu aksi ambil untung yang menyeret harga kembali ke kisaran US$60-US$61 per barel..
Analis IG Tony Sycamore mengatakan penguatan berkelanjutan di atas level US$65-US$66 per barel pada WTI membutuhkan eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.
Kedua kontrak acuan tersebut juga ditutup menguat pada Rabun (11/2).
“Ekonomi AS yang tangguh juga mendukung ekspektasi permintaan minyak,” ujar Kepala Riset Energi. Selain itu, Kimia China Futures, Mingyu Gao..
Meski demikian, Trump menegaskan negosiasi dengan Teheran akan terus berlanjut..
Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 37 sen atau 0,57 persen ke posisi US$65,00 per barel..
Namun hingga kini, jadwal. Selain itu, lokasi putaran lanjutan perundingan belum diumumkan secara resmi..
Mengutip Reuters, harga minyak Brent naik 34 sen atau 0,49 persen ke level US$69,74 per barel.
Namun, kenaikan harga tertahan oleh lonjakan besar stok minyak mentah AS.
Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Kamis (12/2) pagi didorong kekhawatiran investor terhadap meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS). Selain itu, Iran..
Brent tercatat naik 0,87 persen. Selain itu, WTI melonjak lebih dari 1,05 persen, seiring kekhawatiran pasar terhadap dinamika hubungan AS-Iran yang membayangi kabar kenaikan persediaan minyak mentah AS..
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pertumbuhan lapangan kerja Januari meningkat tak terduga. Selain itu, tingkat pengangguran turun menjadi 4,3 persen, mencerminkan ketahanan ekonomi Negeri Paman Sam..
Perkembangan terkait Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Direm Stok Melimpah AS akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.












